Sistem Coblos di Pemilu 2014

contoh-surat-suara-pemilu-pileg-2014

Mungkin dari para pemilih cerdas, masih banyak yang belum tahu mengenai cara mencoblos kertas suara pada Pemilu 2014. Berikut kami sampaikan cara mencoblos surat suara yang sah :

  1. Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
  2. Nomor urut dan nama caleg maka suaranya dihitung satu untuk caleg.
  3. Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol serta pada kolom nomor urut dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk caleg.
  4. Nomor urut, tanda gambar, dan nama parpol serta lebih dari satu nomor urut dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
  5. Lebih dari satu nomor urut dan nama caleg parpol yang sama, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
  6. Tanda coblos lebih dari satu pada satu nomor urut, tanda gambar dan nama caleg, maka suaranya dihitung satu untuk parpol.
  7. Tanda coblos lebih dari satu kali pada nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suaranya dihitung satu untuk caleg tersebut.
  8. Garis di antara kolom yang memuat dua nomor urut dan nama caleg di satu parpol, maka suara dianggap sah untuk satu parpol.
  9. Garis yang memuat nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk parpol.
  10. Garis yang memuat satu nomor urut dan nama caleg, maka suara dianggap satu untuk caleg.
  11. Kolom abu-abu di antara nomor urut dan nama caleg pada satu parpol, maka suara dianggap sah satu untuk parpol.
  12. Kolom abu-abu di bawah nomor urut dan nama caleg terakhir pada satu parpol, maka suara dihitung satu untuk parpol.
  13. Kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah didiskualifikasi, maka suara dianggap sah untuk parpol.
  14. Kolom nomor urut dan nama caleg yang sudah meninggal dunia, maka suara dihitung satu untuk parpol.
  15. Kolom nomor urut, tanda gambar dan nama parpol yang tidak memiliki daftar caleg, maka suara dianggap sah satu untuk parpol.

Adapun penandaan suara tidak sah ada tiga jenis.

  1. Tanda coblos pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama partai politik, sedangkan tanda coblos calon terletak pada partai politik yang berbeda.
  2. Tanda coblos terletak hampir mengenai haris pada kolom yang memuat nomor urut, tanda gambar, dan nama partai politik.
  3. Surat suara dinyatakan tidak sah apabila tanda coblos terletak diantara kolom partai politik.

Berikut beberapa tambahan dan tips :

  • Setiap pemilih diberikan 4 jenis surat suara, yaitu surat suara DPR RI berwarna kuning, surat suara DPD RI berwarna merah, surat suara DPRD Provinsi berwarna biru dan surat suara DPRD Kota berwarna hijau
  • Di kertas suara tersebut, ada nomor urut partai, nama dan logo partai, nomor urut caleg dan nama caleg. Seharusnya yg kita lakukan adalah memilih caleg yg kita kenal betul rekam jejaknya. Tidak perduli ada di nomor urut berapa.
  • Jika tidak mengenal rekam jejak Caleg yang ada, maka bisa mencoblos logo partainya atau beberapa nama Calegnya (suara akan masuk ke partai). Efeknya adalah suara yang masuk ke partai akan diberikan ke caleg dengan suara terbanyak, namun belum memenuhi jumlah suara BPP (Bilangan Pembagi Pemilih). Jika caleg yang bersangkutan telah memenuhi BPP, maka suara kita akan dilimpahkan pada caleg dengan suara terbesar berikutnya.

-Dikumpulkan dari berbagai sumber-

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s